Desa Mlideg memiliki luas sekitar 1,11 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 2.393 jiwa dikenal sebagai salah satu sentra tembakau di kecamatan Kedungadem// Hampir seluruh petani di sana memanfaatkan musim kemarau untuk menanam komoditas ini karena kebutuhan tembakau di Bojonegoro masih tinggi/ sementara pasokannya belum mampu memenuhi//
Ada dua varietas tembakau lokal yang ditanam/ yakni BT (Bako Anti Teler) dan tembakau Jawa// Di antara berbagai pilihan tanaman musim kemarau/ tembakau memiliki tempat tersendiri di hati petani// Meski memiliki risiko tinggi/ tetapi ketika cuaca berpihak dan harga bersahabat/ hasilnya mampu menjadi penopang ekonomi keluarga//
Di balik setiap lembar daun tembakau tersimpan kisah tentang kesabaran/ kerja keras/ dan keyakinan bahwa rezeki akan datang kepada mereka yang terus merawat harapan// Bagi petani Kedungadem/ musim kemarau bukan pertanda berakhirnya kehidupan sawah// Sebaliknya/ di musim yang paling kering itulah harapan justru tumbuh paling hijau///
