SDN Sudu I dan SDN Sudu II Kecamatan Gayam kini mulai merintis pengelolaan sampah mandiri sebagai bagian dari persiapan menuju predikat Sekolah Adiwiyata//Dalam Sosialisasi Program Kampanye Praktik Baik Pengelolaan Sampah di Sekolah dan Komunitas Aliran Sungai di SDN Sudu II Kamis kemarin/Kepala SDN Sudu II/ Ana Nur Resjatiningsih mengatakan/ upaya meraih predikat Adiwiyata bukan sekadar mengejar penghargaan/ tetapi menjadi investasi jangka panjang dalam membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan//
Untuk diketahui/Program ini merupakan bagian dari Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) SKK Migas dan Ekson Mobil Cepu Limitid (EMCL)/yang dilaksanakan bersama Yayasan Daya Tumbuh Indonesia (YDTI)// Melalui program tersebut/penguatan pendidikan lingkungan di sekolah diharapkan berjalan beriringan dengan pengelolaan sampah di tingkat masyarakat//
Perwakilan DLH Bojonegoro/ Tuti Prangmiatun/mengapresiasi dukungan EMCL yang dinilai selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mengurangi persoalan sampah domestik// Salah satu wujudnya ialah pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce/ Reuse/ Recycle (TPS 3R) di Desa Sudu/ yang menjadi fasilitas ketiga hasil kolaborasi serupa di Bojonegoro//
Sementara itu Perwakilan EMCL/ A. Ukay Sukaya Subqy atau yang akrab disapa Malik menjelaskan/ pelibatan sekolah dalam program lingkungan bertujuan menanamkan kesadaran ekologis sejak dini agar menjadi fondasi karakter generasi muda//Intervensi ini diharapkan mampu memperkuat keyakinan tentang pentingnya menjaga ekosistem sekitar///
