Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana/dengan mendorong masyarakat agar semakin mandiri dan siap menghadapi berbagai potensi bencana//Bupati Bojonegoro Setyo Wahono /dalam kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana/Senin kemarin menekankan/ penanganan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah atau petugas/namun masyarakat juga harus memiliki pengetahuan dan kemampuan dasar untuk menghadapi kondisi darurat// Kata Bupati/masyarakat merupakan pihak yang berada paling dekat dengan lokasi ketika bencana terjadi//Karena itu kemampuan mengenali potensi bahaya dan mengambil langkah tepat/ sejak awal sangat penting untuk mengurangi risiko//
Salah satu perhatian dalam kegiatan tersebut adalah potensi kebakaran selama musim kemarau// Kondisi cuaca yang kering membuat lingkungan lebih mudah terbakar/ sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan//Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran secara sembarangan/ terutama di area yang banyak terdapat material mudah terbakar//Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran/penguatan kapasitas masyarakat juga diarahkan untuk membangun desa tangguh dan masyarakat yang mandiri dalam menghadapi bencana//Masyarakat didorong memahami karakteristik bencana di wilayah masing-masing serta mengetahui jalur evakuasi/ titik aman/hingga mekanisme koordinasi ketika terjadi keadaan darurat//
Dengan koordinasi yang kuat/ Bupati berharap penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat/ terarah/ dan efektif///
