Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk menjalankan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada kebutuhan warga melalui penerapan metode bottom-up// Dalam acara Dialog Interaktif “Sapa Bupati” bertema “Menata Kota, Memudahkan Warga” yang digelar di Pendopo Malowopati pada Kamis lalu/ Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah hadir langsung untuk mendengarkan/ berdialog dan menjawab sekitar 13 aspirasi serta aduan masyarakat// Bupati Wahono menekankan bahwa pembangunan di Bojonegoro bertumpu pada keresahan dan keinginan masyarakat/ bukan atas kehendak pejabat/ demi menghadirkan kemanfaatan yang maksimal//
Berbagai topik krusial dibahas dan direspon secara langsung oleh jajaran pimpinan daerah/ mulai dari isu infrastruktur/ tata kota/ lalu lintas/ hingga program pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat seperti program Gayatri dan beasiswa// Salah satu usulan yang mengemuka datang dari warga terkait penataan Bundaran Jetak dan Adipura yang dinilai mengganggu kenyamanan kendaraan besar/ yang ditanggapi Bupati dengan langkah koordinasi bersama pemerintah pusat untuk mengecilkan bundaran di jalur nasional tersebut//
Sementara itu/ Wakil Bupati Nurul Azizah memaparkan strategi pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan dengan cara mengurangi beban pengeluaran sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat// Upaya ini diwujudkan melalui pembangunan sarana prasarana infrastruktur desa (BKKD), perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH)/ revitalisasi pasar/ penyediaan air bersih (SPAM)/ serta dukungan bagi sektor pertanian dan Pedagang Kaki Lima (PKL)// Menutup dialog tersebut/ Pemkab Bojonegoro menjamin bahwa penataan kota ke depan akan dibuat indah dan ikonik tanpa mengesampingkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan/ serta siap menggelar audiensi lanjutan guna merangkul para pedagang kecil///
