Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mencatat/hingga 7 Oktober 2026/ada sebanyak 83 desa di 22 kecamatan terdampak kekeringan di Bojonegoro// Jumlah tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya// Pada 2025 lalu/ kekeringan tercatat melanda 14 desa di 13 kecamatan//
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro/Ristony Eka Putra mengatakan/ kondisi tersebut terjadi akibat musim kemarau yang masih berlangsung dan menyebabkan sejumlah wilayah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih// Bahkan dalam sehari/ petugas dapat melakukan distribusi air ke sekitar 30 titik/menyesuaikan kebutuhan dan kondisi di lapangan//
BPBD memperkirakan hujan baru akan turun secara signifikan pada November mendatang// Karena itu /masyarakat diminta tetap menghemat penggunaan air dan memanfaatkan cadangan air secara bijak///

