Pemkab Bojonegoro mencatat progres positif dalam percepatan pengurangan angka kemiskinan// Pada tahun 2026/ angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro turun signifikan sebesar 0,80% yaitu dari 11,49 persen turun menjadi 10,69 persen// Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menjelaskan/ lompatan penurunan ini merupakan yang terbaik nomor 5 se-Jawa Timur// Selama 8 tahun terakhir posisi Bojonegoro berada di peringkat 11 besar (urutan ke-27 dari 38 kabupaten/kota)// Dengan penurunan 0,80% di tahun ini/ posisi Bojonegoro berhasil membaik dan bergeser ke peringkat 12//
Sebagai perbandingan di wilayah sekitar/ Kabupaten Ngawi berada di peringkat 5 besar/ Tuban masuk 6 besar/ dan Lamongan masuk 10 besar// Penurunan angka kemiskinan Bojonegoro yang mencapai 0,80% menjadi bukti nyata bahwa berbagai program intervensi pemerintah daerah mulai membuahkan hasil// Menurut Wabup/ menggeser angka kemiskinan bukanlah hal yang mudah// Keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai program dan kegiatan strategis yang diinisiasi oleh Bupati Bojonegoro/ serta sinergi erat antara Wakil Bupati/ Asisten Daerah/ dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)//
Selain persentase dan jumlah penduduk miskin/ garis kemiskinan juga menjadi salah satu indikator penting dalam pengukuran kemiskinan// Pada Maret 2026/ garis kemiskinan Kabupaten Bojonegoro tercatat sebesar Rp531.534 per kapita per bulan/ meningkat dari Rp490.299 pada 2025// Kenaikan tersebut mencapai sekitar 8,4% dan menjadi nilai tertinggi dalam rentang data 2015–2026///
