Meski seluruh wilayah Jawa Timur saat ini tengah memasuki musim kemarau/ namun BMKG Juanda mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Jawa Timur /pada periode 22 hingga 24 Juni 2026//Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko hujan sedang hingga lebat/ genangan/ banjir/serta angin kencang//
BMKG menjelaskan/ perubahan cuaca mendadak ini dipicu oleh beberapa faktor/ yakni gangguan konvergensi lokal/ suhu muka laut di sekitar Jawa Timur yang hangat berkisar 26–30 °C sehingga memicu penguapan signifikan/ serta kondisi atmosfer yang labil dan cukup lembab di lapisan bawah hingga menengah// Kombinasi faktor-faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang//
BMKG memperkirakan intensitas cuaca ekstrem ini akan mulai melemah setelah tiga hari ke depan// Untuk itu masyarakat di wilayah-wilayah yang disebutkan diimbau mewaspadai dampak lanjutan seperti genangan/ banjir/ jalan licin/ dan berkurangnya jarak pandang//BMKG juga mengimbau instansi terkait untuk bersiaga mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi selama periode peringatan berlaku///
