Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Bojonegoro menggelar acara Konsultasi Publik I Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Pendopo Malowopati pada Rabu kemarin// Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi serta masukan guna menyelaraskan tata ruang daerah secara partisipatif//
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa konsultasi publik sangat krusial untuk mengakomodasi kebutuhan wilayah/ memberikan kepastian investasi/ serta menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi/ sosial dan lingkungan demi generasi masa depan. Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan Kepala Dinas PU Bina Marga Chusaivi Ivan/ yang menyebutkan bahwa pelibatan langsung masyarakat dan pemangku kepentingan teknis ini diharapkan mampu meminimalkan potensi konflik pemanfaatan ruang sekaligus memastikan pembahasan RTRW berjalan tepat Waktu//
Sementara itu/ Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Abdullah Umar menyatakan dukungannya penuh terhadap revisi RTRW ini agar mampu membuka ruang ekonomi baru, meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mengembangkan kawasan strategis yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat// Senada dengan hal tersebut/ Sekda Kabupaten Bojonegoro Edi Susanto menambahkan bahwa sekitar 87 persen Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD) di Bojonegoro kini telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam rangka menjaga arah pembangunan daerah yang berkelanjutan///

