Pemkab Bojonegoro menggelar edukasi publik “Tumbuh Aman di Ruang Digital” serentak se-Jawa Timur pada Kamis kemarin guna memperkuat pelindungan anak dari bahaya cyberbullying/ eksploitasi/ hingga konten negatif// Bupati Bojonegoro/ Setyo Wahono/ menekankan pentingnya penerapan PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas) untuk membekali anak kemampuan berpikir kritis dan bijak berinternet/ seiring pesatnya pemanfaatan teknologi digital untuk belajar dan berkreasi//
Mendukung langkah tersebut, Dinas Kominfo Bojonegoro mengusung program Perisai Anak berbasis lima pilar (regulasi, literasi, sistem informasi, kolaborasi, serta pemantauan dan evaluasi)// Kabid PIKP Kominfo Akmal Ismail Yatim bersama Psikolog Derny Irawati mengimbau orang tua tidak sekadar membatasi screen time atau menjadikan gawai alat penenang anak, melainkan membangun dialog terbuka dan memberikan pendampingan sesuai tahap perkembangan anak//
Sementara itu/ Polres Bojonegoro gencar melakukan patroli siber, sosialisasi ke sekolah/ hingga penyediaan layanan aduan 110 untuk mengantisipasi kejahatan digital// Sinergi antara pemerintah/ kepolisian/ tenaga pendidik/ dan orang tua ini diharapkan memacu pemanfaatan teknologi secara positif sekaligus menjaga keamanan anak di ruang digital secara berkelanjutan///

