Pemkab Bojonegoro terus Perluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan

Pemkab Bojonegoro terus Perluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di wilayahnya melalui inovasi Gerakan Jariyah Kehidupan// Wakil Bupati Bojonegoro/ Nurul Azizah mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seluruh masyarakat untuk ikut mendaftarkan para pekerja di sekitar mereka/ seperti asisten rumah tangga hingga tukang bangunan/ ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan// Langkah ini ditunjang dengan kebijakan pemberian diskon iuran sebesar 50 persen—dari Rp16.800 menjadi Rp8.400 per bulan—yang berlaku pada periode September hingga Desember 2026//

 

Komitmen pemkab dalam menjamin kesejahteraan pekerja ini dibuktikan langsung lewat penyerahan klaim BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada beberapa ahli waris saat apel rutin di Gedung Putih Pemkab Bojonegoro pada Rabu kemarin// Nilai santunan yang diserahkan bervariasi dan mencakup nilai yang signifikan/ mulai dari Rp42 juta untuk ahli waris anggota Satlinmas Mulyo Pramujiarto/ Rp160 juta untuk keluarga petani asal Kapas bernama Dariyono/ hingga mencapai Rp267 juta yang diterima oleh ahli waris Ahmad Jupri//

 

Sejak dirintis pada November 2023/ Pemkab Bojonegoro telah menanggung iuran bagi sekitar 58.000 pekerja rentan guna menggantikan sistem santunan duka konvensional// Selain manfaat jaminan kematian sebesar Rp42 juta/ program ini juga menjamin keberlanjutan pendidikan dengan menyediakan beasiswa bagi dua orang anak peserta dari jenjang SD hingga perguruan tinggi// Kedepannya/ Pemkab Bojonegoro berencana memperluas jangkauan perlindungan ini hingga ke tingkat kiai dan ulama di kecamatan serta desa///