Petani Tembakau Bojonegoro Mulai Panen, Luas Tanam Meningkat dan Harga Jual Relatif Tinggi

Petani Tembakau Bojonegoro Mulai Panen, Luas Tanam Meningkat dan Harga Jual Relatif Tinggi

Budidaya tembakau di Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan geliat positif pada musim tanam tahun ini// Hingga Agustus 2026/ Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro mencatat luas tanam tembakau telah mencapai 15ribu hectare lebih/ meningkat signifikan dibandingkan realisasi tahun 2025 yang berada di angka 12ribu hectare// Peningkatan luas tanam ini dipengaruhi oleh kondisi iklim yang kondusif/ yang menjadi salah satu faktor penentu keputusan para petani dalam menentukan komoditas tanamnya//

 

Selain perluasan lahan/ tingkat harga jual tembakau saat ini juga menjadi kabar menggembirakan di tingkat petani// Harga tembakau rajangan kering berada di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram tergantung kualitasnya/ sementara daun basah berada di harga Rp2.000 hingga Rp4.000 per kilogram// Petani tembakau asal Desa Sitiaji/ Kecamatan Sukosewu/ Sukro/ mengaku sangat bersyukur dan senang karena bahkan harga rajangan kering miliknya mampu menyentuh Rp45.000 hingga Rp48.000 per kilogram/ yang dinilai sangat membantu menutupi biaya produksi//

 

Kondisi harga yang baik ini diharapkan dapat terus bertahan hingga memasuki masa panen raya mendatang agar petani memperoleh hasil yang sepadan dengan biaya dan tenaga yang dikeluarkan// Meski momentum ini membawa dampak positif bagi pendapatan masyarakat/ para petani tetap berharap adanya dukungan keberlanjutan dari pemerintah daerah/ terutama terkait kemudahan akses dan keterjangkauan harga pupuk demi menjaga produktivitas serta kesejahteraan petani tembakau Bojonegoro ke depan//