Script Kilas Berita Tiga Edisi Jum’at, 29 Maret 2019

0
667

SMKN 5 Bojonegoro Mengembangkan Biogas dengan EMCL

Pelajar SMKN 5 Bojonegoro belajar mengembangkan energi terbarukan berupa biogas// Para siswa jurusan teknik energi biomasa tersebut belajar bagaimana mengembangkan energi alternatif dalam program biogas Exxon Mobil Cepu Limitid/ EMCL//

Sejak Januari 2019/ para siswa belajar biogas secara langsung/ dan tinggal bersama warga di Desa Gayam// Ketua Jurusan Teknik Biomasa SMKN 5 Bojonegoro/ Cefi Azmil mengatakan/ saat ini di Bojonegoro belum ada fasilitis untuk magang spesifik mengenai biogas// Selama ini/ para siswa belajar di lapangan dengan mitra-mitra yang menyelenggarakan kegiatan pengembangan energi alternatif lain selain biogas//

Perwakilan EMCL/ Beta Wicaksono menyampaikan/ program ini merupakan komitmen EMCL kepada pemerintah Kabupaten Bojonegoro/ dalam pengembangan energi alternatif khususnya energi terbarukan yang ada di sekitar desa Gayam// Diharapkan/ selain bermanfaat untuk masyarakat sekitar wilayah operasi/ juga dapat memberi inspirasi kepada masyarakat lain yang ada diluar// Sekaligus/ menjadi sumbangsih positif bagi dunia pendidikan///
[29/3 11.17] Gara FRB: PEMERINTAH TERUS MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN DI BOJONEGORO

Berbagai inovasi kini terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro / untuk terus meningkatkan produktifitas pertanian di wilayahnya// Inovasi tersebut diantaranya dilakukan dengan menyediakan Kartu Petani Mandiri K-P-M/ yang diluncurkan untuk meringankan beban para petani//

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro Ahmad Jupari/ dalam acara Sambang Desa Di Desa Duwel Kecamatan Kedungadem kemarin mengatakan/ saat ini pemerintah sudah menganggarkan sebesar 15 Milyar rupiah untuk KPM//Anggaran ini akan ditingkatkan setiap tahunnya/ guna mendukung produktivitas pertanian di Bojonegoro//

Jupari menambahkan peningkatan anggaran ini juga dilakukan untuk mendorong minat kaum muda dalam bertani/ yang setiap tahunnya semakin berkurang// Selain itu /pihaknya saat ini juga gencar mengadakan sekolah lapang/ untuk meningkatkan antusias pemuda dalam bertani///
[29/3 11.17] Gara FRB: BPBD Meminta Masyarakat Mengenali Tanda-tanda Puting Beliung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah/ BPBD Bojonegoro/ menghimbau kepada masyarakat untuk waspada dan mengenali tanda-tanda akan terjadinya puting beliung// Pelaksana tugas Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro/ Nadif Ulfia menjelaskan/ ada tiga tanda-tanda puting beliung yang bisa dikenali masyarakat//

Pertama/ udara terasa panas atau gerah pada malam hingga pagi hari// Kondisi ini diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi/ ditunjukkan oleh nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb atau lebih dari 60 persen// Tanda lainnya/ mulai pukul 10.00 pagi akan terlihat tumbuh awan Cumulus atau awan putih berlapis–lapis/ dan di antara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu–abu menjulang tinggi layaknya bunga kol// Awan Cumulus dengan tepian berwarna abu-abu itu kemudian akan berubah warna dengan cepat menjadi abu–abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cumulonimbus//

Kemudian tanda yang muncul di sekitar adalah pepohonan mulai bergoyang cepat// Ini akibat dorongan angin dan udara yang terasa dingin dan disusul hujan// Hujan pertama yang turun adalah hujan deras yang muncul tiba-tiba// Jika satu sampai tiga hari berturut-turut tidak ada hujan pada musim pancaroba atau penghujan/ maka ada potensi hujan yang pertama kali turun akan lebat dan diikuti angin kencang/ baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak//

Nadif berpesan/ Bila tanda-tanda itu muncul/ masyarakat iminta untuk mencari tempat yang aman/ Jangan di dalam rumah// Bisa di bawah tempat tidur atau teras rumah/ Agar bisa cepat menyelamatkan diri//

LEAVE A REPLY