Script Kilas Berita Tiga Edisi Rabu 17 Oktober 2018

0
584

MUSIM PANCAROBA/DINAS KESEHATAN MENGHIMBAU MASYARAKAT MEWASPADAI PENYAKIT

Datangnya musim hujan di wilayah Kabupaten Bojonegoro beberapa hari terakhir/ membuat Dinas Kesehatan setempat menghimbau masyarakat untuk mewaspadai munculnya berbagai penyakit//

Kabid Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan P2PL/ Totok Ismanto mengatakan/musim pancaroba bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun/ karena udara yang biasanya kering/ kini menjadi basah dan lembab setelah turun hujan// Kata Totok/ menurunnya daya tahan tubuh inilah yang berpotensi menyebabkan berkembangnya kuman dan bakteri dalam tubuh//

Salah satu gangguan yang paling sering ditemui pada musim penghujan adalah gangguan pernafasan/ dan Demam Berdarah atau DBD// Untuk itu/pemerintah melalui Dinas Kesehatan menghimbau kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih/ menjaga lingkungan/ menerapkan gerakan satu rumah satu jumantik/ serta melakukan gerakan 3M/ yakni menguras/ menutup dan mengubur///

 

EMCL MENGGELAR PENGOBATAN DAN PEMERIKSAAN GRATIS DI DESA BONOREJO

Ekson Mobil Cepu Limitid EMCL kembali menggelar pengobatan dan pemeriksaan gratis di wilayah operasinya// Hari ini/ kegiatan tersebut berlangsung di Desa Bonorejo Kecamatan Gayam//
Kegiatan yang berkerja sama dengan Stikes Icsada Bojonegoro ini diikuti ratusan warga Desa setempat//Mereka antusias memeriksakan diri kepada petugas kesehatan yang juga didatangkan dari Puskesmas Kecamatan Gayam//

Pemerintah Desa Bonorejo Kecamatan Gayam sangat menyambut baik program kesehatan ini// Melalui program ini warga bisa mengetahui banyak hal tentang kesehatan/ terutama tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit//

Sementara itu Perwakilan EMCL Ikhwan Arifin mengatakan/program ini rutin dilaksanakan sesuai kebutuhan masyarakat// Kegiatan ini juga sebagai bentuk komitmennya untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat // Melalui program ini/kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan diharapkan bisa terus meningkat///

 

BUPATI MEWAJIBKAN CIRI KHAS SANTRI DALAM HARI SANTRI NASIONAL

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah mewajibkan agar Peringatan Hari Santri Nasional atau HSN/ turut melibatkan ciri khas santri//
Pada kesempatan Peringatan HSN di Masjid Agung Darussalam Bojonegoro Selasa kemarin/ Bupati mengatakan peringatan Hari Santri Nasional harus wajib berciri khas santriwan dan santriwati/ sekaligus mengetahui apakah pondok pesantren mengajarkan Qiro’atul Kutub atau tidak//

Pada kesempatan itu Bupati juga menceritakan sejarah pengusulan HSN yang diperingati setiap 22 oktober//Dalam ceritanya/ para santri juga diwajibkan memperdalam keilmuannya untuk membaca kitab//

Peringatan Hari Santri Nasional ini juga diisi dengan berbagai perlombaan yang diikuti 135 perserta/ yang berasal dari 46 pondok pesantren dari 27 kecamatan se kabupaten Bojonegoro///

LEAVE A REPLY