EMCL dan Bimantari Latih Perangkat Desa Dan BUMDes

0
875
KONSENTRASI : Suasana pelatihan keuangan oleh EMCL dan Bimantari kepada Perangkat desa dan BUMDes

Gayam (19/04) forumradiobojonegoro – Operator Lapangan Minyak dan Gas Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerjasama dengan Yayasan Bimantari menyelenggarakan pelatihan manajemen dan keuangan bagi Perangkat Desa dan Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dari 12 Desa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, pada Kamis (19/4/2018). 30 peserta yang hadir diajari oleh pakar dan praktisi manajemen serta pemerhati pembangunan desa.

“Tujuan dari Pelatihan Manajemen Bisnis dan Keuangan ini adalah adanya peningkatan kapasitas perangkat desa dan pengurus BUMDesa dalam memahami manajemen keuangan dan bisnis,” ujar Muhammad Jai, Ketua Yayasan Bimantari.

Melalui kegiatan ini, kata Jai, perangkat desa diharapkan dapat berkolaborasi dengan BUMDes. Kolaborasi bisa tercipta jika memiliki persepsi yang sama dalam proses penganggaran dan pelaporan keuangan BUMDesa. “Jika sudah demikian, BUMDes akan semakin percaya diri,” imbuhnya.

Menurut Jai, BUMDes bisa diproyeksikan mengelola berbagai kegiatan ekonomi di desa. Termasuk dengan banyaknya program pengembangan ekonomi dari operator Lapangan Banyu Urip, EMCL. “Kalau semua bersinergi kan enak, bisa saling menopang, bahu membahu membangun desa,” cetusnya.

Sementara itu Camat Gayam melalui sekretarianya, Ngadenan menyampaikan apresiasi kepada EMCL yang terus konsisten dalam membantu Pemerintah mengembangkan ekonomi masyarakat. “Pelatihan ini sangat bermanfaat. Saya berharap semua desa di Kecamatan Gayam ini bisa memahami dan menerapkan laporan berbasis aplikasi,” ucapnya.

Ngadenan juga menghimbau agar masyarakat lebih sungguh-sungguh dalam menjalankan program. Karena menurut dia, manfaat program itu akan kembali ke masyarakat yang menjalankan. “Misalnya dalam ternak kambing, pengelolaannya harus profesional,” tukas Ngadenan menyinggung soal program budidaya kambing yang didampingi Yayasan Bimantari.

Perwakilan EMCL, Ichwan Arifin mengatakan bahwa pihaknya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang mau sungguh-sungguh dalam menjalankan program. Dia juga menyatakan, kesuksesan proyek negara di Lapangan Banyu Urip tidak akan terwujud tanpa dukungan masyarakat sekitar.

“Program ini adalah bentuk komitmen EMCL dalam mendukung Pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*

LEAVE A REPLY